Showing posts with label ROMANCE. Show all posts
Showing posts with label ROMANCE. Show all posts

Tuesday, April 8, 2014

Review: Her Sunny Side (2011)


"Apakah kau sendiri juga menganggap bertemu denganku adalah takdir?"
Baruuuuu aja selesai baca novel karangan Koshigaya Osamu yang satu ini, dan masih terkaget-kaget sama akhir ceritanya ckckck.... Sepanjang 220 halaman pembaca akan diajak menikmati cerita dari sudut pandang tokoh utama pria bernama Okuda Kosuke. Seorang pria usia 25 tahun yang bekerja di kantor periklanan Jepang. Dalam rapat kerja bersama klien, ia bertemu kembali dengan teman SMP nya, Watarai Mao. Sepuluh tahun berpisah ternyata banyak perubahan dalam diri Mao. Gadis yang dulu dijuluki Anak Paling Bodoh Di Sekolah, kini menjelma menjadi sosok gadis manis yang serba bisa. Sifatnya yang selalu ceria dan hangat seperti sinar mentari telah membuat hati Kosuke bergejolak. Tak perlu waktu lama bagi dua insan ini untuk menjalin kasih dan beranjak ke hubungan yang lebih serius. Orang tua Mao keberatan dengan hubungan anak semata wayangnya dengan Kosuke. Mereka menganggap Kosuke belum terlalu mengenal Mao. Fakta bahwa Mao merupakan anak angkat dan ia mengalami amnesia masa kecil, tidak menyurutkan cinta Kosuke pada Mao. Akhirnya mereka kawin lari. Walaupun awalnya sulit, tapi pernikahan pasangan ini tampak bahagia. Sampai rahasia yang selama ini terpendam akhirnya terkuak. Dalam sekejap masa-masa manis itu berubah menjadi kenangan pahit.

Sunday, March 10, 2013

REVIEW: SPELLBOUND (2011)





 

Judul Film: Spellbound / Eerie Romance

Sutradara: Hwang In-Ho

Penulis: Hwang In-Ho

Produser: Ahn Young-Jin, Ahn Sang-Hoon, Lee Won Tae

Cinematographer: Lee Dong-Man

Rilis: 1 Desember 2011

Durasi waktu: 114 menit

Genre: Romantis-Komedi/Supernatural
Cast:
Son Ye Jin sebagai Yeo Ri

Lee Min Ki sebagai Jo Goo

Setelah sekian lama akhirnya saya nonton film korea juga hehehe. Film ini menarik perhatian saya karena memiliki genre yang sama seperti film Indonesia kebanyakan. Niatnya ingin mencari persamaan dan perbedaannya saja, tapi ternyata sangat berbeda dengan film-film kita. Spellbound digarap dengan lebih niat *ehem* dan inilah the real horror-comedy
Cerita diawali dengan pertunjukan sulap jalanan dari Jo Goo (Lee Min Ki) yang salah satu penontonnya adalah Yoe Ri (Son Ye Jin). Diantara sekian puluh penonton hanya Yoe Ri yang tidak berekspresi sama sekali. Hal tersebut membuat Jo Goo tertarik mengajaknya kerja sama untuk sebuah pertunjukan sulap Jo Goo berikutnya. Tak disangka pertunjukan mereka membuat Jo Goo menjadi pesulap terkenal. Setelah satu tahun bekerja sama, Yoe Ri tidak pernah bersosialisasi dengan teman satu kru nya. Jo Goo yang memiliki jiwa kepo keingintahuan yang tinggi, menyelidiki kehidupan gadis itu. Ternyata Yoe Ri hidup dalam kesepian dan ditemani hantu-hantu. Hati tidak dapat ditipu, dua insan itu tetap jatuh cinta. Namun teman lama Yoe Ri yang sudah meninggal terus mengganggu hubungan keduanya. Mampukan Jo Goo bersosialisasi dengan "teman-teman" Yoe Ri?

Thursday, August 9, 2012

REVIEW : I DO, I DO (2012)


Title: 아이두 아이두 / I Do, I Do
Genre: Romance, Comedy
Episodes: 16
Director: Kang Dae Sun
Writer: Jo Jung Hwa
Cast :
Kim Sun Ah as Hwang Ji An
Lee Jang Woo as Park Tae Kang
Park Gun Hyung as Jo Eun Sung
Im Soo Hyang as Yeom Na Ri

Obsesinya akan sepatu membuat Hwang Ji An (Kim Sun Ah) selalu sibuk kerja dan mengabaikan soal pernikahan. Menginjak umur 35, ia menjabat sebagai direktur sebuah perusahaan sepatu raksasa di Korea. Ji An memiliki sifat keras dan cuek, sehingga dia disebut "Medusa" oleh anak buahnya. Suatu ketika, takdir mempertemukan Ji An dengan Park Tae Kang (Lee Jang Woo), pria umur 27 tahun yang bekerja membantu ayahnya membuat sepatu bajakan. Pengaruh alkohol membuat keduanya tak sadar melakukan hubungan intim, yang menyebabkan Ji An hamil. Orangtua Ji An berusaha menjodohkan anaknya dengan seorang dokter kandungan Jo Eun Sung (Park Gun Hyung). Lalu hadir pula anak Presdir Yoem Na Ri (Im Soo Hyang) yang selalu ingin menyingkirkan Ji An dari perusahaan. Begitu banyak masalah yang menghampiri Ji An, membuatnya bimbang untuk membesarkan atau membuang janinnya. Manakah yang menjadi pilihan Ji An?

Tuesday, July 26, 2011

REVIEW: Crazy Little Thing Called Love (2010)



Crazy Little Thing Called Love [Sing Lek Lek Thee Riak Wa -Ruk]
Year : 2010
Genre: Romantic comedy
Distributor: Sahamongkol International and Work Point
Director : Putthiphong Promsakha na Sakon Nakhon and Wasin Pokpong
Country: Thailand
Starring : Mario Maurer, Pimchanok Leuwisedpaiboon, Sudarat Butrprom, Acharanat Ariyaritwikol, Kachamat Pormsaka Na-Sakonnakorn, Yanika Thongprayoon

Duration: 120 min
Nam (Pimchanok Luevisetpaibool)adalah seorang gadis berusia 14 tahun yang untuk pertama kalinya merasakan cinta kepada salah seorang seniornya, Chon (Mario Maurer). Chon ialah sosok yang sangat dikagumi oleh para gadis di sekolahnya. Ia memiliki wajah yang tampan, pribadi yang bagus, dan kemahiran di bidang olahraga. Di sisi lain, Nam hanya gadis biasa yang baru beranjak ke usia puber. Ia memilki wajah yang biasa, pribadi yang biasa, dan kemahiran yang biasa.Demi cintanya itu Nam rela melakukan apa saja agar Chon menaruh hati padanya. akankah Nam berhasil mendapatkan cinta pujangga hatinya?

Saturday, October 16, 2010

REVIEW: EAT PRAY LOVE



Tadi abis nonton EAT PRAY LOVE. Awalnya sih setengah hati mau nonton karena dipaksa temen :p, tapi pas keluar dari bioskop gak ada penonton yang pasang tampang Regret termasuk gw hehehehe. EAT PRAY LOVE diangkat dari buku memoir atau catatan pengalaman dari sang pengarang Elizabeth Gilbert yang di terbitkan pada 16 februari 2006. Cerita berawal dari seorang wanita karier Elizabeth Gilbert (Liz), ia memiliki kehidupan mapan, suami, rumah dan mimpi. Tapi setelah bertahun-tahun ia merasa tidak bahagia hingga akhirnya bercerai dan memutuskan untuk mencari apa yang diinginkan di belahan dunia lain. Di Italia Liz menemukan makanan-makanan enak dan keluarga yang hangat, di India ia mendapatkan ketenangan jiwa dengan meditasi, dan di Bali kita tarcinta ia mendapatkan cinta yang sesungguhnya. Acting Julia Robert emang gak ada matinya. Dia terlihat sangat sangat Liz disini (sok kenal bgt ya?). Saat scene Itali, terasa banget Italinya. Tapi saat scene India dan Bali kurang berasa. Mungkin sang sutradara Ryan Murphy punya tujuan lain atau bagaimana gw gak ngerti. Dan juga ending film yang kurang greget. Untung acting Julia Robert sanggup buat nutupin itu semua hehehe good job daaaah.

Pages - Menu