Showing posts with label BUKU. Show all posts
Showing posts with label BUKU. Show all posts

Thursday, October 9, 2014

Review: The Maze Runner (2014)


Tahun 2014 sepertinya menjadi tahun baik untuk film-film adaptasi novel young-adult dengan tema dystopian. Sebut saja seperti sekuel The Hunger Game dan Divergent yang sukses menyedot minat penonton Indonesia. The Maze Runner tidak mau ketinggalan. Mengadaptasi novel trilogi James Dashner yang mulai terbit 2009 silam, The Maze Runner mengajak penonton menyusuri lika liku labirin yang sangat besar. Cerita berawal saat Thomas (Dylan O'Brien) terbangun tanpa ingat apa pun di sebuah tempat berdinding tinggi yang dinamai The Glade. Di sana terdapat puluhan remaja lelaki yang juga tak ingat apa-apa. Mereka bertahan hidup dari kiriman kotak makanan plus anggota baru yang dikirim setiap bulan oleh someone named W.C.K.D.
Dalam komunitas tersebut ada kelompok yang disebut The Runners. Setiap pagi, pintu di dinding tinggi yang mengitari The Glade akan terbuka lalu menutup kembali ketika senja. Saat itulah The Runners akan masuk ke labirin dan mulai memetakannya. Ketua The Runners, Minho (Lee Ki Hong) sudah memetakan labirin selama tiga tahun. Tapi setiap malam dinding labirin akan bergeser, sehingga jalur akan terus berubah. Terlebih ada makhluk setengah hewan setengah robot yang diberi nama The Griever, selalu muncul di malam hari. Namun rasa ingin tahu Thomas tidak surut. Ia nekat menyusul Minho dan Alby (Aml Ameen) sang ketua The Glade yang terluka parah di dalam labirin. Semalaman mereka harus melarikan diri dari serangan The Griever. Mengandalkan otak cerdasnya, Thomas berhasil membuat satu griever tergencet dinding yang sedang berubah. Mereka bertiga pun berhasi kembali ke The Glade dengan selamat.

Akibat kejadian itu mala petaka dimulai. Tiba-tiba ada kiriman berisi wanita bernama Teresa (Kaya Scooelario) membawa kertas bertuliskan "She's the last one ever" yang artinya pasokan makanan tidak akan ada lagi. Tak hanya itu, pintu di dinding sekitar The Glade tidak lagi menutup. Bila malam tiba, para Griever bisa saja menerkam mereka. Di balik carut marut itu ada petunjuk yang bisa membawa mereka keluar The Glade. Yaitu fakta bahwa Teresa mengingat nama Thomas dan ia membawa dua botol berisi cairan yang bisa memulihkan ingatan. Selain itu, di dalam tubuh griever yang mati terdapat tabung yang bisa menjadi kunci pintu keluar labirin. Setelah The Glade hancur diserang griever, mereka memutuskan untuk masuk ke labirin melawan para griever dan mencari pintu keluar. Berhasilkah mereka? berhasil doooonk hahahahaa :p

Tuesday, April 8, 2014

Review: Her Sunny Side (2011)


"Apakah kau sendiri juga menganggap bertemu denganku adalah takdir?"
Baruuuuu aja selesai baca novel karangan Koshigaya Osamu yang satu ini, dan masih terkaget-kaget sama akhir ceritanya ckckck.... Sepanjang 220 halaman pembaca akan diajak menikmati cerita dari sudut pandang tokoh utama pria bernama Okuda Kosuke. Seorang pria usia 25 tahun yang bekerja di kantor periklanan Jepang. Dalam rapat kerja bersama klien, ia bertemu kembali dengan teman SMP nya, Watarai Mao. Sepuluh tahun berpisah ternyata banyak perubahan dalam diri Mao. Gadis yang dulu dijuluki Anak Paling Bodoh Di Sekolah, kini menjelma menjadi sosok gadis manis yang serba bisa. Sifatnya yang selalu ceria dan hangat seperti sinar mentari telah membuat hati Kosuke bergejolak. Tak perlu waktu lama bagi dua insan ini untuk menjalin kasih dan beranjak ke hubungan yang lebih serius. Orang tua Mao keberatan dengan hubungan anak semata wayangnya dengan Kosuke. Mereka menganggap Kosuke belum terlalu mengenal Mao. Fakta bahwa Mao merupakan anak angkat dan ia mengalami amnesia masa kecil, tidak menyurutkan cinta Kosuke pada Mao. Akhirnya mereka kawin lari. Walaupun awalnya sulit, tapi pernikahan pasangan ini tampak bahagia. Sampai rahasia yang selama ini terpendam akhirnya terkuak. Dalam sekejap masa-masa manis itu berubah menjadi kenangan pahit.

Saturday, March 30, 2013

REVIEW BOOK : TOKYO ZODIAC MURDERS (2012)


Judul: The Tokyo Zodiac Murders
Penulis: Soji Shimada

Penerbit:  Gramedia
Tebal:  354 halaman
Cetakan:  Juli 2012 (Cetakan ke 34)
Buku ini menceritakan misteri pembunuhan berantai di Tokyo yang tidak terpecahkan selama 40 tahun. Akhirnya pada tahun 1976 seorang detektif sekaligus astrolog gila, Kiyoshi Miratai berhasil memecahkannya. Pembunuhan berawal dari terbunuhnya Heikichi Umezawa sang seniman gila didalam ruang kerjanya yang terkunci. Lalu ditemukan catatannya tentang rencana menciptakan sosok wanita sempurna dari beberapa potongang tubuh wanita dengan zodiak tertentu bernama "Azoth". Setelah itu satu persatu anak dan keponakan keluarga Umezawa ditemukan tewas dengan beberapa potongan tubuh yang hilang. Persoalan semakin rumit karena "Proyek Azoth" tetap berjalan walaupun Heikichi Umezawa telah terbunuh. Jadi, siapa sebenarnya dalang dari "Proyek Azoth" ini?


Sunday, July 1, 2012

REVIEW : RUMAH COKLAT by SITTA KARINA (2012)

JADI IBU MUDA BEKERJA DI JAKARTA TIDAK MUDAH!   Hannah Andhito adalah tipikal perempuan masa kini di kota besar; bekerja di perusahaan multinasional, mengikuti tren fashion dan gaya hidup terkini sambil berusaha menabung untuk keluarga kecilnya, sangat menyukai melukis dengan cat air (yang ternyata baru ia sadari ini adalah passion-nya!), memiliki suami yang tampan dan family-oriented, sahabat SMA yang masih in touch, serta si kecil Razsya yang usianya jalan 2 tahun.
Sempurna? Awalnya Hannah merasa begitu sampai Razsya bergumam bahwa ia menyayangi pengasuh yang sehari-hari selalu bersamanya. Perjalanan Hannah menemukan makna menjadi seorang ibu yang sesungguhnya dimulai sejak momen itu
  
    Begitulah sinopsis yang tertera di belakang buku setebal 225 halaman ini. Awal lihat buku ini saya agak ragu untuk membeli, pasalnya tema cerita yang keibuan serta cover yang menurut saya kurang mewakili isi buku. Namun nama penulis yang tercetak besar di bawah judul, mampu meyakinkan saya membawa buku tersebut ke kasir. Well, gak ada penyesalan setelah buku ini habis terbaca.Sosok Wigra sang suami Hannah bikin saya iri. hehehe Wigra digambarkan sebagai suami dan ayah yang penyayang, setia, juga pengertian. komplit lah pokoknya. Maka untuk calon ibu-ibu muda tidak ada salahnya membaca buku yang satu ini. Ceritanya realistis dan dramatis. Big applause to Sitta Karina :)

Wednesday, October 27, 2010

REVIEW: THE OLD MAN AND THE SEA

Sebenarnya buku ini sangat sederhana, mengisahkan tentang nelayan tua bernama Santiago yang berjuang keras menaklukan ikan tangkapannya serta bertahan hidup di laut dari bahaya ikan hiu. tapi kenapa buku karya sastrawan sekaligus jurnalis ERNEST HEMINGWAY ini sangat diminati banyak orang bahkan mendapat penghargaan Nobel Sastra 1994, dan dibuat versi layanr lebar?

Sunday, October 17, 2010

REVIEW: THE HOST (SANG PENGELANA)



Bagaimana rasanya kalau bumi dikuasai oleh musuh tak kasat mata yang merampas tubuh-tubuh manusia dan memasukkan “jiwa” baru yang lebih kuat? Itulah yang dirasakan Melanie Stryder, gadis belia yang harus terpisah dari Jered, lelaki yang dicintainya serta Jamie, adik kesayangannya. Tetapi Melanie menolak memberikan tubuhnya pada sang “jiwa” pengelana Wanderer. Karena kuatnya memori-memori Melanie akan Jered, membuat wanderer merasakan apa itu cinta dan kasih sayang. Akhirnya mereka memutuskan untuk memulai perjalanan panjang mencari lelaki yang sama-sama mereka cintai itu.
Novel terbitan Gramedia ini adalah hasil karya Stephenie meyer yang namanya melejit berkat karya lainnya The Twilight saga. Gw akui emang ide ceritanya bagus dan sukses untuk sebuah novel fiksi. But menurut gw alangkah baiknya kalau penyajiannya tidak sampai setebal 776hal, dengan berat hampir 1kg, dan harga yang ngabisin uang jajan gw seminggu (curcol mode on). Banyak bagian-bagian yang sepertinya tidak penting, malah terkesan bertele-tele. Dan gw harap gak akan di film-in, kalau Cuma ngerusak bayangan cerita dipikiran gw kayak the twilight saga! (kecewa stadium 4). Semangatlah buat mbak stephenie, semoga bisa bikin karya-karya baru yang menarik hati pembacanya.

Pages - Menu